Tujuh Militan Filipina Tewas

Militer Filipina mengatakan telah menewaskan sedikitnya tujuh militan anggota kelompok Abu Sayyaf dalam sebuah serangan terhadap tempat persembunyian mereka di wilayah selatan.

Kapolri Benarkan Anggotanya Tewas di Aceh

Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri (BHD) membenarkan jika seorang anggotanya tewas akibat baku tembak dengan kelompok teroris di Aceh.

Kalla Nilai Demokrasi Jadi Berhala

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla ternyata memiliki pandangan lain soal demokrasi yang selama ini menjadi perspektif publik. Menurutnya, demokrasi dijadikan dalih pembenaran sebagai upaya demokratisasi penyerangan Amerika dan negara sekutunya ke Irak. Demikian dikatakan Kalla saat memberi kuliah umum ‘Demokrasi dan Pemerintahan yang Efektif di Pascasarjana UI, Depok, Selasa (2/3/2010).

Gempa Chili Memperpendek Umur Hari

Gempa bumi berukuran 8,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang Chili pekan lalu kemungkinan menggeser poros bumi dan memperpendek usia hari. Demikian dikatakan para ilmuwan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Selasa 2 Maret 2010.

Terorisme masih Ada di Indonesia

Jakarta – Aksi terorisme masih ada di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh penasihat senior International Crisis Group Sidney Jones. Menurutnya, saat ini terorisme masih ada di Indonesia, walaupun Noordin M Top telah tewas.

Dua WNI Ungkapkan Tragedi Gempa Haiti

Dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang selamat dari gempa bumi Haiti, Endang Dwi Satriyani dan Yogi Anggoro, telah kembali ke tanah air.

Avatar Film Terlaris ke 3 Di Amerika

Los Angeles: “Avatar” mencatatkan diri sebagai film terlaris No.1 dikancah box office Amerika selama lima pekan berturut-turut. Keberhasilan ini membuat film sutradara kondang, James Cameron meraup pundi-pundi sebesar 491,8 juta USD (sekitar Rp4,4 triliun) dan diharapkan meningkat menjadi 500 juta USD. (sekitar Rp4,5 triliun)

Pepesan Kosong Self Government Aceh

MEMBACA judulnya, sudah barang tentu buku ini lahir dari sebuah keprihatinan penulisnya. Prihatin atas kondisi Aceh saat ini yang begitu mengagungagungkan sistem self government. Sebuah bentuk pemerintahan Aceh pasca ditandatanganinya MoU Helsinki, 15 Agustus 2005.
Istilah self government atau pemerintahan sendiri, menjadi sesuatu yang tidak asing bagi publik di Aceh pascaperdamaian.

‘Kentang Suci’ Dilelang di Internet

Dua buah “kentang suci” dilelang di internet. Kentang-kentang ini diklaim “suci” oleh para pemiliknya, karena ketika dibelah, di dalamnya menampakkan guratan mirip salib, simbol kristus bagi umat Kristiani.

Neda Soltani Pahlawan Palsu Iran?

Teheran – Kematian Neda Soltani, ketika unjuk rasa pilpres Iran Juli 2009 lalu membuatnya jadi pahlawan. Namun ada dugaan kematian Neda palsu dan ia seorang agen Amerika.

Saksi Bom Atom Itu Telah Tiada

Kini tidak ada lagi saksi hidup penjatuhan bom oleh Amerika Serikat atas Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Satu-satunya saksi peristiwa terbesar abad 20 itu, Tsutomi Yamaguchi, meninggal di usia 93 tahun akibat penyakit kanker perut.

Mahasiswa Harvard Tertarik Penyelesaian Konflik Aceh

Jakarta – Sebanyak 14 mahasiswa Universitas Harvard, AS, mengadakan lawatan ke Indonesia selama tiga pekan sebagai bagian dari studi lapangan selama musim dingin di negaranya dengan fokus isu-isu pasca Tsunami dan konflik di Aceh.

Kenangan bersama Gus Dur – Sanusi Junid

Oleh: Sanusi Junid

Irwandi Ikut Rombongan Presiden SBY ke Eropa

Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II dan tujuh gubernur, termasuk Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, bertolak menuju Eropa dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (13/12), pukul 08.10 WIB. Presiden yang juga didampingi Ibu Negara, Ani Yudhoyono, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja selama delapan hari ke empat negara di Eropa. Selain menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark, Presiden SBY dan rombongan sebelumnya juga akan berkunjung ke Belgia, Perancis, dan Jerman.

Pembisik-Pembisik Aceh

Catatan ini saya mulai dengan sebuah refleksi pribadi saat menghadiri menghadiri Silaturrahmi Ureung Aceh Ban Sigom Donya [2-4 Oktober 2009] di Fjerritlev, Denmark. Pertemuan ini dihadiri oleh 300-an warga Aceh perantauan (Acehnese Overseas) yang tersebar di Denmark, Norwegia, Swedia, Finlandia, Jerman, dan Malaysia. Diwarnai dengan segala kritik terhadap proses pembangunan Aceh paska perdamaian, forum mengalir penuh antusiasme untuk berkontribusi dalam proses membangun Aceh.

Sponsor