Mewaspadai Semangat Ideologi Teroris

PERGERAKAN teroris di Indonesia sudah mulai mengembang. Mirip dengan apa yang terjadi di Perairan Somalia, Selat Malaka telah terancam oleh pergerakan perompak-perompak laut. Teroris di Aceh dikatakan memiliki keterkaitan dengan teroris yang disergap di Pamulang (Jakarta). Bahkan Gubernur NAD Irwandi Yusuf mengakui bahwa teroris di Aceh datang dari Pamulang. Penyergapan teroris di Pamulang Selasa (9/3) kemarin di mana tiga teroris tewas dan salah satunya diyakini teroris paling dicari, otak Bom Bali, Dulmatin, merupakan pengembangan dari penggerebekan teroris di Aceh. Menurut beberapa sumber kelompok teroris kini sedang aktif melaksanakan latihan di Aceh. Pihak kepolisian Indonesia telah memburu teroris tersebut, menangkap sebagian di antaranya dengan korban yang telah jatuh di kedua belah pihak. Sasaran laut sebagai target beroperasinya teroris, harus diwaspadai dengan benar, sebab Indonesia adalah negara kepulauan dimana laut menjadi ‘jembatan’ antar pulau.

Anggota Brimob Tewas karena Kehabisan Peluru?

JAKARTA, – Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri membantah jika anggotanya yang diterjunkan ke Aceh tewas karena kehabisan logistik peluru. “Tidak ada itu. Itu tidak benar. Semua (logistik amunisi) sudah mencukupi,” katanya saat dikonfirmasi Tribunnews.com, di Gedung Birawa, Kompleks Wisma Bidakara, Jakarta, Senin (8/3).

Aceh Sarang Baru Teroris Internasional?

Jakarta – Kepolisian RI baru saja membongkar jaringan teroris di Nangroe Aceh Darusalam. Tidak jelas sudah berapa lama kegiatan teroris beroperasi di Aceh, sejak kapan Polri melancarkan operasi penghancuran jaringan teroris di sana, serta bagaimana kekuatan teroris itu.

Sandiwara Apalagi di Aceh…?

Trauma masa konflik masih belum hilang di benak masyarakat Aceh sampai sekarang. Karena, mereka begitu getir menjalaninya saat itu. Apalagi sampai melewati tiga dekade, bukan waktu sebentar.

Teroris di Aceh Pernah Beraksi

JAKARTA – Kelompok teroris di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) merupakan unsur-unsur teroris yang sudah pernah beraksi di Tanah Air. Sebagian di antaranya kelompok pembom Kedutaan Australia pada 2004 dan sebagian lagi unsur-unsur Jamaah Islamiyah (JI).

Syariat Islam Secara kaffah tutup pintu teroris di Aceh

BANDA ACEH – Partai Keadilan Sejahtera Aceh menegaskan komitmennya untuk senantiasa mendukung penerapan syariat Islam di Aceh. Sisi penting dari dukungan itu adalah agar pemerintah lebih berorientasi pada implementasi lapangan yang akan menampilkan konsep Islam dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Aceh.

Terorisme Aceh Efek Euforia Helsinki

JAKARTA – Munculnya kelompok terorisme di Nanggroe Aceh Darusalam (NAD), karena euforia perdamaian Helsinki. Seharusnya, wilayah yang telah luluh-lantak dihantam tsunami itu, tetap mendapatkan perhatian intensif dari pemerintah maupun aparat keamanan.

Terorisme, Libas Saja

Indonesia bukanlah negara teroris atau pun tempat terorisme tumbuh dan berkembang, karena sesungguhnya Indonesia justru negara yang menjadi korban terorisme itu sendiri. Bukti yang ada menunjukkan bahwa terorisme itu datang ke Indonesia dari luar negeri.

Polri Masih Mampu, TNI Tak Perlu Terlibat

CIKEAS – Tiga anggota Densus 88 tewas menyusul baku tembak antara Densus 88 dengan kelompok teroris di Aceh Jumat lalu, Polri belum berniat akan menarik pasukan dan menyerahkannya pada Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Polri: Tidak Ada Rencana Penggantian Pasukan

BOGOR – Meski tiga anggota pasukan yang terdiri dari satu Gegana Makobrimob Kelapa Dua Depok, dan dua anggota Brimobda Aceh tewas, dan beberapa anggota Brimob lainnya cedera, Polri tidak ada rencana menarik pasukannya dalam pengejaran kelompok teroris di Aceh. Polri juga tidak akan menggantikannya dengan pasukan dari TNI.

Pelajar Aceh Raih Dua Emas Olimpiade Sains

BANDA ACEH – Pelajar SMA Teuku NyaK Arif Fatih Bilingual School Banda Aceh mengukir prestasi menggembirakan, setelah meraih dua medali emas bidang kimia dan biologi pada Olimpiade proyek penelitian sains (ISPO) di Jakarta 3 Maret 2010.

Intelijen Dinilai Gagal Tangani Kelompok Aceh

JAKARTA – Pengamat intelijen Andi Widjajanto mengatakan tewasnya tiga anggota Polri dalam penyergapan di Aceh menunjukkan kegagalan intelijen polisi. “Intelijen tidak dapat mengantisipasi kelompok bersenjata dengan kemampuan teknis tempur yang baik,” ungkap Andi kepada wartawan, Ahad (7/3).

Ada Upaya Pembelokan Isu

MAKASSAR – Masalah besar yang muncul dan menjadi sorotan publik di tengah belum tuntasnya kasus dana bailout Bank Century menimbulkan dugaan adanya upaya pengalihan isu. Insiden antara mahasiswa-polisi di Makassar dan penyerbuan teroris di Aceh, salah satunya yang menjadi jualan untuk publik.

Aceh Akan Dijadikan Akabri-nya Teroris

Jakarta – Meski Noordin M Top sudah tewas, terorisme di Indonesia masih sangat berbahaya. Brimob kehilangan 3 personelnya dalam aksi pemberantasan terorisme di Aceh. Perlu diwaspadai kota Serambi Makkah ini dijadikan sekolah khusus pelatihan teroris.

Gubernur Aceh Bantu Brimob Buru Teroris

Aceh – Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, bersama anggota KPA bergabung bersama anggota Brimob memburu markas teroris.

Sponsor