Banda Aceh – Sebanyak 45 orang diduga keracunan makanan di Banda Aceh, Senin (8/2), seusai makan. Mereka yang keracunan adalah warga dari Kabupaten Bireuen, yang datang ke Banda Aceh untuk ikut aksi mendukung Pemerintah Aceh.
Peristiwa tersebut mulai terjadi sekita pukul 10.00 WIB, beberapa saat setelah mereka menyantap nasi yang disediakan panitia aksi. Mereka mengeluh pening, mual, dan muntah.
Mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. “Kami muntah beberapa saat setelah memakan nasi yang disediakan,” ujar salah seorang korban.
Dari 45 jumlah korban, hanya sekitar sembilan orang yang dipastikan perlu perawatan maksimal. Mereka di antaranya adalah Irwanti, Amriadi, Safitriana, dan Rian. Selebihnya kondisi mereka telah membaik.
Kepala Unit Gawat Darurat (IGD) RSUZA, dr Iskandar mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah mereka positif keracunan makanan atau lainnya. “Karena sampelnya masih diperiksa oleh BPOM (Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan),” ujarnya. Adi Warsidi
Sumber: Tempo
Berita Terkait:
- Makanan Berformalin Beredar di Aceh
- Partai Daulat Aceh Dukung JK dan SBY
- Pemerintah Aceh Lakukan Terobosan Tingkatkan Mutu Pendidikan
- Banda Aceh Kota Terbersih versi Pemerintah
- Berlanjut, Aksi Mogok Makan 55 Warga Sri Lanka di NAD
- 166 Peserta Ikut Seleksi Caba Polri di Aceh
- Pemerintah Rintis Institut Kesenian Aceh
- Aceh Jadi Sorotan Peserta Kongres DDR di Cartagena, Kolombia
- Ratusan Warga Keracunan Gas Diduga Dari PT Arun
- Pemerintah Aceh: Terima Kasih BRR




