Jakarta - Perhitungan cepat dua lembaga survei yang dikenal akurat dengan sampel yang sudah mewakili 55-56 persen pemilih, Lembaga Survei Indonesia dan Lingkaran Survei Indonesia, memperlihatkan hasil sangat mirip yakni Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono mengumpulkan sekitar 58 persen.
Lembaga Survei Indonesia sudah menghitung 55 persen suara sedang Lingkaran Survei Indonesia menghitung 56 persen suara. Meski ini hanya semacam survei, tapi dalam pemilihan-pemilihan umum sebelumnya, hasilnya tidak berbeda jauh dengan hasil resmi yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum.
Lembaga Survei mencatat Yudhoyono dipilih 58,4 persen sedang Lingkaran Survei 57,96 persen. Angka ini, jika benar menjadi hasil akhir, memungkinkannya Yudhoyono-Boediono tidak perlu mengikuti pemilihan presiden putaran kedua.
Posisi kedua diduduki pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo. Lembaga Survei mencatat hasi 25,86 persen sedang Lingkaran Survei 27,2 persen.
Pasangan Jusuf Kalla-Wiranto hanya mendapat sisa 15,75 persen (Lembaga Survei) dan 14,94 persen (Lingkaran Survei).
Hasil perhitungan cepat ini disiarkan dua stasiun televisi. Hasil Lembaga Survei disiarkan oleh Trans TV sedang Lingkatan Survei oleh TV One.
Di awal perhitungan cepat, Jusuf Kalla-Wiranto lebih unggul daripada Megawati Soekarnoputri-Prabowo. Ini karena di awal perhitungan, perolehan hasil di Indonesia timur muncul terlebih dahulu. Di wilayah ini Kalla, seorang saudagar Bugis-Makassar, berasal dan mendapat dukungan kuat. (tempo)
Berita Terkait:
- 4 Saran untuk Yudhoyono dalam Menyusun Kabinet
- Pasangan SBY-Boediono Didukung Semua Suku
- SBY-Boediono Unggul di 22 Provinsi
- SBY-Boediono Sementara Unggul 94 Persen di Aceh
- Indonesia Memilih Presiden Hari Ini
- JK Janji Penuhi 100 Persen Perdamaian Aceh
- Harta Yudhoyono Naik 20 Persen
- Partai Demokrat Raih 20,71 Persen Suara Nasional
- Partai Aceh Raih 50,21 Persen Suara
- Kemenangan Partai Aceh 43,8 Persen




