New Delhi - Setidaknya 18 orang tewas setelah halilintar menyambar mereka di India. Di antara korban tewas, terdapat enam anak-anak yang sedang bermain mandi hujan.
Menteri Manajemen Bencana Negara Bagian Bihar Devesh Chand Thakur seperti dikutip AFP, Senin (29/6/2009), menyatakan sekira 30 orang disambar halilintar di sebelah timur negara bagian Bihar. Sebanyak 12 orang terluka dan menjalani perawatan di rumah sakit.
“Anak-anak sedang bermain mandi hujan saat halilintar menyambar mereka,” papar Thakur.
Hujan deras juga disertai angin kencang yang menumbangkan pepohonan dan merusak rumah. Otoritas terpaksa memutus aliran listrik, sepanjang Minggu malam.
Selain di India, halilintar juga merenggut lima nyawa di Kamboja, Jumat pekan lalu. Empat korban tewas merupakan petani yang saat kejadian sedang menggarap ladang mereka.
Kamboja termasuk negara langganan halilintar. Korban tewas akibat halilintar sudah mencapai 50 orang selama empat bulan pertama 2009. Selama tahun lalu, 95 orang dilaporkan tewas.
Para ahli menyatakan suhu tropis Asia Tenggara, yang banyak terdapat sungai dan danau, dapat membentuk awan yang mampu meningkatkan badai halilintar. Formasi awan dapat terbentuk hanya berjarak 50 meter dari tanah. Halilintar dapat menghantam apa saja yang berada di bawah awan.(okezone)
Berita Terkait:
- Pertikaian Etnis di Sudan Tewaskan 160 Orang Warga
- Pemberontak Kongo Mengamuk 24 Orang Tewas
- Pesawat Jatuh di Iran, 150 Orang Diduga Tewas
- Ledakan Bom Guncang Filipina, 6 Orang Tewas & 40 Luka-luka
- Korban Tewas Tambang Batubara Menjadi 20 Orang
- Sekitar 100.000 Orang Tewas Akibat Perang di Sri Lanka
- Penerobos Pawai Ultah Ratu Belanda Tewas
- 22 Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Pakistan
- Pertempuran di Filipina selatan , 27 Orang Tewas
- Empat Turis Tewas Akibat Ledakan di Yaman




