Seoul - Moon Jae In, pengacara Roh Moo-Hyun, menyatakan mantan Presiden Korea Selatan itu meninggalkan surat wasiat singkat buat keluarganya. Seorang mantan pembantunya mengatakan, Roh meninggal setelah melompat dari batu usai meninggalkan surat bunuh diri. “Presiden Roh melompat dari batu karang di gunung di belakang Desa Bongha,” kata Moon yang juga mantan kepala sekretariat presiden, Sabtu (23/5).
Tragedi ini terjadi setelah Roh mendaki gunung bersama seorang pembantu di dekat tempat tinggal di masa pensiunnya di Bongha, Gimhae, dekat pantai di bagian tenggara negeri tersebut. Roh menderita luka parah di kepala dan meninggal setelah dipindahkan dari rumah sakit kecil ke rumah sakit besar di Kota Busan.
Namun, polisi Korsel menyatakan masih menyelidiki apakah Roh, yang memangku jabatan presiden 2003-2008, benar bunuh diri. “Kami sedang menyelidiki apakah ia (Roh) jatuh karena kecelakaan atau melakukan bunuh diri,” kata juru bicara Departemen Polisi Nasional Korsel.
Roh kini tengah diperiksa terkait kasus skandal suap saat menjabat presiden 2003-2008. Penyelidikan dipusatkan di seputar pembayaran bernilai US$ 1 juta kepada istri Roh dari seorang pengusaha sepatu kaya. Pembayaran oleh orang yang sama dengan jumlah US$ 5 juta juga diterima suami salah seorang kemenakan Roh, Yeon Cheol-Ho.(liputan6)
Berita Terkait:
- Serangan Bom Bunuh Diri di Pakistan
- Pengebom Bunuh Diri Tergiur 40 Bidadari
- Presiden Korsel Donasikan 80% Kekayaannya
- David Carradine Dipastikan Tidak Bunuh Diri
- Walikota Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Afghanistan
- 22 Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Pakistan
- Jet Tempur Korsel Jatuh ke Laut Kuning
- Anggota Polisi Diduga Bunuh Diri
- Mantan Presiden Pakistan, Nawaz Sharif Dilarang Bertanding
- Dua Bom Bunuh Diri Guncang Afghanistan




