Kuala Lumpur – Istana Kerajaan Kelantan pada Rabu (6/5) mengirimkan tiga utusan khusus ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur untuk memberikan penjelasan seputar pernikahan model Indonesia, Manohara Odelia Pinot, dengan putra ketiga Raja Kelantan, Tengku Tumenggung Muhammad Fakhry.
Utusan itu masing-masing Sekretaris Urusan Khusus Raja Kelantan, Engku Rajhan Ismail; Sekretaris Rumah Tangga Kerajaan Kelantan, Tengku Abu Bakar; dan sahabat dekat Tengku Fakhry, Moh. Soberi Safii. Ketiganya diterima Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Da’i Bachtiar, di ruang kerjanya di lantai lima.
Dalam pertemuan yang berlangsung dari pukul 11.30 hingga 13.30 waktu setempat itu, ketiga orang memberikan penjelasan tentang proses pernikahan, kondisi kesehatan dan rumah tangga, serta isu-isu yang muncul setelah pernikahan Manohara dengan Fakhry. “Cik Puan Temenggung Manohara, Alhamdulillah baik-baik saja, dalam keadaan sehat walafiat,” kata Rajhan, juru bicara utusan khusus.
Ketiga utusan khusus ini menyampaikan bahwa Kerajaan Kelantan mengharapkan istri Manohara dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan. “Intinya Kerajaan menganggap masalah ini sebagai masalah keluarga. Jadi sebisa mungkin diselesaikan secara kekeluargaan dan tanpa melibatkan pemerintah,” kata Rajhan.
Menanggapi pernyataan tersebut, Da’i Bachtiar menyatakan, walaupun ini masalah keluarga, ia meminta diselesaikan secara gamblang karena sudah menjadi konsumsi publik. “Selain meminta Kerajaan Kelantan untuk membuka komunikasi Manohara dengan ibunya, Kedutaan mengharapkan Kerajaan mengizinkan pihak kedutaan menjumpai Manohara,” kata Da’i.
Atas permintaan Da’i tersebut, Rajhan berjanji akan menyampaikannya kepada Raja Kelantan, yang untuk saat ini belum dapat menjumpai pihak Kedutaan Besar RI karena kesibukan menyiapkan acara ulang tahun Sultan.
Pada akhir pertemuan, Rajhan menjelaskan bahwa hubungan Manohara dengan ibunya, Daisy Fajarina, tetap berjalan sebagaimana biasa. Daisy akan diberi kesempatan untuk menemui anaknya. “Tidak ada niat Istana untuk memutuskan hubungan ibu dan anak ini,” kata Rajhan. Sultan mengharapkan rumah tangga Manohara dengan Fakhry juga kekal.
Daisy Fajarina pada akhir April lalu melaporkan kasus yang menimpa anaknya ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Menurut dia, Manohara mengalami kekerasan selama menjadi istri Fakhry. “Selain penculikan juga dianiaya. Fakhry melakukan perkawinan di bawah umur dan perampasan kemerdekaan Manohara,” ungkap Daisy sesudah melapor ke polisi.
Daisy membawa sejumlah alat bukti kekerasan yang menimpa anaknya, yaitu berupa rekaman pembicaraan antara dirinya dengan Manohara. Dalam rekaman itu, kata Daisy, Manohara meminta tolong. Ditanya Tempo tentang dugaan dirinya sengaja mencuatkan kasus Manohara karena terlilit utang, Daisy membantahnya. “Tidak ada itu,” kata dia.
Daisy mengaku melaporkan Fakhry karena anaknya mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Ia dinikahi Fakhry ketika umur 15 tahun. “Dalam rekaman CD, Manohara mengaku teraniaya dan minta pertolongan.”
Kisruh pernikahan model Indonesia Manohara Odelia Pinot dengan Tengku Muhammad Fakhry mengusik bagian konsuler Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur.“Saya sudah mengecek berulang-ulang, ternyata pernikahan Manohara dan Fakhry belum terdaftar di KBRI” kata Atase Penerangan KBRI Kuala Lumpur Widyarka Ryananta.
Walaupun secara agama dan hukum Malaysia, pernikahan Manohara dan Fakhry sudah sah, namun secara administratif pendaftaran pernikahan campuran perlu didaftarkan ke KBRI. “Pengesahan dari KBRI mempunyai dampak hukum, pernikahan mereka akan diakui di Indonesia. Kecuali kalau yang bersangkutan (Manohara) sudah tidak berniat kembali ke Tanah Air,” kata konsuler atase penerangan KBRI Shanty Utami.
Menurut sumber kesultanan Kelantan, pernikahan Manohara dan Fakhry telah dilaksanakan di Kelantan pada 26 Agustus 2008. Pernikahan berdasarkan surat pengakuan nikah yang dikeluarkan kantor Pendaftar Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk Orang Islam di Kota Bharu, Malaysia, sehari kemudian.
Sumber: Tempo
Berita Terkait:
- Pangeran Kelantan Gugat Istri & Mertua Rp 302 M
- Ayah Kandung Manohara Ancam Gugat Daisy
- Manohara Tak Takut Hadapi Fakhry Pangeran Kelantan
- Manohara & KBRI Malaysia Jangan Saling Serang
- Manohara Hidup Bagai Burung di Sangkar Emas
- Manohara Disilet dan Alami Pelecehan Seks
- Kasus Manohara Seret Endang S. Taurina
- Manohara – Fakhry Muncul di Acara Perkawinan
- Kerajaan Kelantan Cuek Tanggapi Surat Deplu
- Dada Model Indonesia Disilet-silet Pangeran Malaysia




