Lhokseumawe, serambinews - Secara diam-diam mantan panglima GAM Sofyan Dawood kini menjadi koordinator tim sukses (timses) untuk pemenangan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden periode mendatang. Bukan hanya untuk Aceh, tapi juga koordinator untuk tiga provinsi lainnya di Sumatera bagian utara (sumbagut) yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau.
Sofyan Dawood usai pelantikan pengurus Tim Relawan SBY untuk Aceh Utara dan Lhokseumawe, di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, Selasa (24/2) mengatakan, dirinya mendapat kepercayaan oleh rekan-rekannya untuk menjadi koordinator.
Menurut Sofyan Dawood, ia bersedia ditunjuk sebagai koordinator timses Pilpres SBY, karena melihat sikap dan kepemimpinan SBY memang patut didukung. Setelah 30-an tahun Aceh dilanda konflik, hanya SBY sosok yang mampu membawa kasus Aceh ke meja perundingan di Helsinki, kata dia.
Bukan hanya Aceh, tapi juga Indonesia sangat menguntungkan selama Presiden dipangku SBY-JK. “Karena itu, saya mau menjadi koordinator timses SBY demi keamanan Aceh dan demi masyarakat Aceh. Hanya SBY yang mampu meredamkan masalah Aceh,” ujar Sofyan Dawood.
Menyangkut kasus kriminal yang terjadi selama ini, menurut Sofyan, tidak berpengaruh pada perdamaian. Ia menyontohkan, daerah-daerah lain jumlah kasus kriminal malah lebih besar dibanding Aceh. “Termasuk di Jakarta. Ada mayat dalam tas, dalam goni, dan di pinggir kali. Tapi kalau di Aceh ada kasus seperti itu pasti heboh karena didramatisir,” ketusnya.
Karena itu, Sofyan meminta semua pihak menghilangkan kesan bahwa Aceh rawan kriminalitas. Ia juga meminta masyarakat Aceh tidak terpancing dengan adu domba yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang tidak ingin melihat Aceh damai.
“Siapa tidak senang dengan partai lokal, berarti orang itu juga tak senang dengan damai Aceh,” tegas Sofyan. “Bahkan, bagi orang Aceh sudah menjadi kewajiban memenangkan SBY,” ujarnya.
Relawan SBY
Sementara itu, kedatangan Sofyan Dawood ke Lhokseumawe, bertujuan melantik relawan Pilpres SBY untuk wilayah Aceh Utara dan Lhokseumawe. Acara dihadiri sejumlah pejabat dam kepala dinas di lingkungan Pemkab Aceh Utara, dan pengusaha di Lhokseumawe. Ketua tim dipercayakan kepada Basri Yusuf.
Sekretaris Tim Relawan SBY untu Aceh Utara dan Lhokseumawe, M Yunus Abdul Gani Kiran, yang ditanyai Serambi tentang penggunaan fasilitas pemerintah menggelar pelantikan tim relawan, hal itu tak melanggar aturan.
Dalam undang-undang, katanya, hanya bagi Pemilu Caleg DPRK, DPRA dan DPR-RI yang tidak boleh. Sementara penggunaan fasilitas daerah yang dilakukan kemarin merupakan tim relawan tak jauh bedanya dengan LSM. “Kalau ada LSM atau relawan yang mau gunakan fasilitas pemerintah silakan saja, dan bupati harus memberikannya,” kata Yunus.(ib)
Berita Terkait:
- Polisi Bantah Teroris Aceh Mantan Relawan MER-C
- Mantan Panglima GAM Dukung JK-Wiranto
- Mantan Panglima GAM Bahas Damai di Jakarta
- Tim Sukses SBY Bertaburan Para Jenderal
- Mengamati Sukses Partai Lokal Aceh
- Mantan Panglima GAM Berharap Tak Ada Provokasi
- Mantan Panglima GAM Ajak Rakyat Pilih Partai Aceh
- Anggota Tim Sukses Partai Aceh Tewas Digorok
- Mantan Panglima GAM: Tidak Ada yang Perlu Ditakutkan Dengan PA
- Ledek PRA Partai PKI, Partai Aceh Dilaporkan ke Panwaslu





bang sofyan setuju , saya setuju .
Oke-oke aja Cakupannya kan Presiden Bukan Partai…….Maju aja Bung Yan. Yang Penteng rakyat Aman dan Makmur.
hai boyannnnnnnnnnnn,eeeeeeeeeeeeeeee bongyan ya
nyan yang ka gawat..tapi hoom asay keugot hanapupu..perlee chit komunikasi politik ngen jawa(nasionalis),asay bek lheuh jipeusue it jitoup lam lumung